Baca Tulis Al-Quran SD

Welcome

Selamat Berkunjung di Blog Baca Tulis Al-Quran SD

Materi Baca Tulis Al-Quran SD

Selamat Membaca, Semoga Bermanfaat







Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demontrasi diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang mad lazim kilmi.
Pendalaman Materi
Mad lazim kilmi termasuk ke dalam maad far’i (cabang). Mad lazim kilmi ada dua jenis, yaitu mad lazim mukhaffaf kilmi dan mad lazim musaqqal kilmi. Mad lazim kilmi mempunyai tanda berupa garis lengkun seperti gambar pedang.







Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demontrasi diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang lam jalalah.
Pendalaman Materi
Lam jalalah merupakan huruf lam pada lafal Allah (اللّٰهُ). Jika dirangkai dengan kata lain, lafal Allah (اللّٰهُ) akan menimbulkan hukum bacaan, yaitu tafkhim dan tarqiq.
A. Lam Jalalah Tafkhim
Tafkhim artinya tebal. Lam jalalah dibaca tebal apabila :
1. Huruf lam pada lafal Allah (اللّٰهُ) didahului huruf berharakat fathah.
Contoh :

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ 

2. Huruf lam pada lafal Allah (اللّٰهُ) didahului huruf berharakat dammah.
Contoh :

نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ ٦ 

B. Lam Jalalah Tarqiq
Adapun tarqiq artinya tipis. Lam jalalah dibaca tipis jika huruf lam pada lafal Allah (اللّٰهُ) di dahului huruf berharakat kasrah. Cara membacanya lam dibaca tipis dan posisi mulut tidak boleh menjorok ke depan.
Contoh :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١ 








Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demontrasi diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang alif lam syamsiyah.
Pendalaman Materi
Alif lam syamsiyah berasal dari kata syamsun. Syamsun artinya matahari. Alif lam syamsiyah adalah alif lam yang dirangkai dengan kata benda yang diawali salah satu huruf syamsiyah. Bacaan alif lam syamsiyah juga disebut dengan idgam syamsiyah. Alif lam syamsiyah memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1. Memiliki 14 huruf syamsiyah, yaitu       ت ث د ذ رزس ش ص ض ط ظ ل ن

2. Cara membacanya adalah dengan memsukkan alif lam ke dalam huruf-huruf alif lam syamsiyah sehingga bacaan lam sukunnya lebur atau hilang ke dalam huruf alif lam syamsiyah yang mengikutinya.
3. Cara penulisannya adalah huruf setelah alif lam terdapat harakat tasydid.







Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demontrasi diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang alif lam qamariyah
Pendalaman Materi
Pada waktu membaca Al-Quran sering kita menjumpai huruf alif lam yang dirangkai dengan satu kata. Alif lam tersebut terbagi menjadi dua jenis, yaitu alif lam qamariyah dan alif lam syamsiyah. Pada bab ini kita akan mempelajari alif lam qamariyah.
Alif lam qamariyah diambil dari kata qamar. Qamar artinya bulan/rembulan. Alif lam qamariyah disebut juga izhar qamariyah. Alif lam qamariyah memiliki ciri-ciri sebagai berikut,
1. Memiliki 14 huruf qamariyah, yaitu ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م هـ
2. Cara membacanya jelas, yaitu tetap terlihat huruf lam yang dibaca sukun.
3. Cara penulisannya, di atas huruf lam terdapat harakat sukun.






Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi diharapkan siswa dapat memahami bacaan mad lazim harfi yang terdapat dalam Al-Quran dan membaca mad lazim harfi dengan benar.
Pendalaman Materi
Mad harfi merupakan salah salah satu cabang mad yang dipelajari dalam ilmu tajwid. Dalam Al-Quran mad harfi terletak di awal-awak surah. Mad harfi terbagi menjadi dua, yaitu mad lazim harfi musaqqal dan mad lazim harfi mukhaffaf.









Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi diharapkan siswa dapat memahami pengertian waqaf yang terdapat dalam Al-Quran dan mewaqafkan bacaan dalam Al-Quran dengan cara yang benar.
Pendalaman Materi
Kalian telah mempelajari cara mewaqafkan bacaan di akhir ayat pada Pembelajaran terdahulu. Adapun Pembelajaran kali ini kita akan mempelajari tanda waqaf.







Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang ra’ tarqiq.
Pendalaman Materi
Pembahasan pengucapan ra’ berikutnya adalah ra’ tarqiq. Ra’ tarqiq adalah ra’ yang dibaca tipis. Cara membaca ra’ tarqiq yaitu dengan menarik bibir sedikit mundur sehingga agak meringis. Ra’ dibaca tipis apabila memenuhi syarat-syarat berikut.
1. Ra’ berharakat kasrah.
Contoh :
2. Dibaca waqaf dan didahului huruf berharakat kasrah.
Contoh :

3. Ra’ berharakat sukun yang didahului huruf berharakat kasrah, namun setelah ra’ sukun bukan huruf isti’la’.
Contoh :

4. Ra’ yang sebelumnya terdapat ya’ sukun.
Contoh :

5. Dimatikan karena waqaf dan didahului ya’ berharakat sukun.
Contoh :

6. Dimatikan karena waqaf dan didahului huruf berharakat sukun dan huruf sebelumnya lagi berharakat kasrah.
Contoh :









Tujuan Pembelajaran
Melalui informasi ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang ra’ tafkhim.
Pendalaman Materi
Membaca huruf ra’ di dalam Al-Quran memiliki dua cara yaitu tebal dan tipis. Huruf ra’ yang dibaca tebal disebut ra’ tafkhim. Cara membaca ra’ tafkhim yaitu dengan bibir sedikit ke depan. Berikut merupakan syarat-syarat huruf ra’ dibaca tebal.
1. Ra’ berharakat fathah/fathatain.
Contoh :

2. Ra’ berharakat dammah/dammahtain.
Contoh :

3. Ra’ berharakat sukun, sedangkan huruf sebelumnya berharakat fathah atau dammah.
Contoh :
4. Ra’ berharakat sukun, sedangkan huruf sebelumnya berharakat kasrah, tetapi bukan kasrah asli dari asal perkataannya.
Contoh :

5. Ra’ berharakat sukun, sedangkan huruf sebelumnya berharakat kasrah asli, tetapi sesudah ra’ ada salah satu huruf isti’la’ dan tidak berharakat kasrah. Huruf isti’la’ ada tujuh, yaitu : kha (خ), ṣad (ص), ḍad (ض), ghain (غ), ṭha (ط), qaf (ق), dan zha (ظ).

Huruf isti’la’ berarti huruf yang meninggi atau memberat karena bunyi itu agak berat.
Contoh :









Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang hukum bacaan ikhfa' hakiki.

Pendalaman Materi

Ikfa’ secara bahasa artinya menyembunyikan atau menyamarkan. Adapun secara istilah artinya menyamarkan bunyi nun sukun atau tanwin apabila bertemu dengan salah satu huruf ikhfa’. Cara membaca bacaan ikhfa’ dengan menyamarkan bunyi nun sukun atau tanwin diubah seperti huruf “ng” tetapi selah. Huruf-huruf ikhfa’ ada 15, yaitu :

ت-ث-ج-د-ذ-ز-س-ش-ص-ض-ط-ظ-ف-ق-ك









Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang hukum bacaan iqlab.

Pendalaman Materi

Iqlab secara bahasa berarti membalik atau menukar. Sedangkan Menurut ilmu tajwid iqlab adalah hukum bacaan nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf ba’ dan dibaca mendengung sampai dua harakat.

Suatu bacaan dapat disebut iqlab apabila ada huruf nun sukun atau tanwin yang bertemu dengan huruf ba’.

Huruf iqlab hanya ada satu yaitu huruf ba’. Cara membaca Iqlab yaitu nun sukun atau tanwin diganti dengan huruf mim menuju ba’. Suara nun sukun atau tanwin tidak terdengar karena telah diganti atau ditukar dengan huruf mim yang disertai dengan gunnah (mendengung) dengan memanjangkannya sampai dua harakat.








Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat memahami ilmu tajwid tentang hukum bacaan idgam.

Pendalaman Materi

A. Idgam Bigunnah

Idgam secara bahasa artinya memasukkan, sedangkan bigunnah berarti mendengung. Dalam istilah ilmu tajwid, idgam bilagunnah adalah membunyikan nun sukun/tanwin dan memasukkannya pada huruf sesudahnya dan dibaca dengan mendengung.

Suatu bacaan dapat disebut idgam bigunnah apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf idgam bigunnah.

Huruf idgam bigunnah berjumlah empat, yaiitu ya, nun, mim, dan wau. Huruf idgam bihunnah sering disebut “yanmu” untuk memudahkan menghafalkannya.

Cara membaca idgam bigunnah adalah disertai dengan dengung kira-kira dua harakat satu alif.

Contoh bacaan idgam bigunnah

a. Contoh bacaan idgam bigunnah (nun sukun)






 b.Contoh bacaan idgam bigunnah (tanwin)





B. Idgam Bilagunnah

Secara bahasa , idgam berarti memasukakn atau meleburkan. Sedangkan bilagunnah berarti tidak mendengung. Menurut istilah, disebut idgam bilagunnah apabila terdapat nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf lam dan ra. Adapun cara membacanya adalah dengan memasukkan suara nun sukun atau tanwin ke dalam huruf idgam bilagunnah dengan tidak mendengung.

Contoh bacaan idgam bilagunnah
a. Contoh bacaan idgam bilagunnah (nun sukun)




b. Contoh bacaan idgam bilagunnah (tanwin)